Marhaban ya Ramadhan…
Ramadhan telah tiba (udah kelewat bebrapa hari seh), setiap muslim mulai berbondong-bondong untuk menyambutnya. Segala persiapan dilakukan. Yah maklum, bulan ini Cuma datang setahun sekali. Setiap muslim tak ingin melewatkannya begitu saja. List-list target yang ingin diraih selama Ramadhan mulai ditulis, mulai diurutkan untuk dilakukan, dengan harapan kita bisa menjadi manusia yang lebih baik dari sebelumnya. 1 bulan adalah waktu yang singkat untuk membenahi diri atas apa yang telah kita lakukan selama bertahun-tahun. Oleh karena itu usaha apapun akan dilakukan oleh mereka yang ingin menjadi lebih baik, menjadi suci kembali, meraih kemenangan sejati.
Banyak sekali usaha-usaha yang mereka lakukan untuk memperbaiki diri, diantaranya :
1. Rajin sholat 5 waktu
Yang biasanya tidak pernah sholat sama sekali atau sholatnya masih bolong-bolong, saat bulan Ramadhan jadi mendadak rajin sholat dan bisa melakukannya 5 waktu. Sesungguhnya sholat itu adalah kewajiban setiap muslim, dan bukan hanya kewajiban saat bulan Ramadhan.
فَإِذَا قَضَيۡتُمُ ٱلصَّلَوٰةَ فَٱذۡڪُرُواْ ٱللَّهَ قِيَـٰمً۬ا وَقُعُودً۬ا وَعَلَىٰ جُنُوبِڪُمۡۚ فَإِذَا ٱطۡمَأۡنَنتُمۡ فَأَقِيمُواْ ٱلصَّلَوٰةَۚ إِنَّ ٱلصَّلَوٰةَ كَانَتۡ عَلَى ٱلۡمُؤۡمِنِينَ كِتَـٰبً۬ا مَّوۡقُوتً۬ا
Maka apabila kamu telah menyelesaikan shalat [mu], ingatlah Allah di waktu berdiri, di waktu duduk dan di waktu berbaring. Kemudian apabila kamu telah merasa aman, maka dirikanlah shalat itu [sebagaimana biasa]. Sesungguhnya shalat itu adalah kewajiban yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman. (QS. 4:103)
2. Rajin sholat sunnah
Yang tadinya tidak pernah melakukan sholat sunnah, saat bulan Ramdhan jadi rajin melakukannya untuk memperbanyak pahala.
3. Puasa
Puasa dalam bulan Ramadhan memang diwajibkan, jadi tak perlu dilakukan lagi kalau mereka pasti melakukannya. Allah telah mewajibkan puasa kepada setiap muslim agar mereka menjadi manusia yang taqwa.
يَـٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ كُتِبَ عَلَيۡڪُمُ ٱلصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى ٱلَّذِينَ مِن قَبۡلِڪُمۡ لَعَلَّكُمۡ تَتَّقُونَ
Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa, (QS. 2:183)
4. Tadarusan
Berlomba-lomba membaca Al Quran sampai banyak-banyakan khatam. Padahal saat bukan bulan Ramadhan, boro-boro membaca Al Quran, meliriknya pun tidak pernah. Sesungguhnya Al Quran itu merupakan pedoman hidup bagi kita semua. Jika kita tidak pernah mau untuk memahami isinya, bagaimana kita kita bisa menjalani hidup ini sesuai dengan yang Allah perintahkan?
هَـٰذَا بَصَـٰٓٮِٕرُ لِلنَّاسِ وَهُدً۬ى وَرَحۡمَةٌ۬ لِّقَوۡمٍ۬ يُوقِنُونَ
Al Qur’an ini adalah pedoman bagi manusia, petunjuk dan rahmat bagi kaum yang meyakini. (QS. 45:20)
5. Berbusana sopan
Para wanita tiba-tiba berbaju sopan, katanya untuk menghormati bulan Ramadhan. Sungguh yang menurut mereka sopan itu belum tentu sopan (baca : menutup aurat) versi Allah SWT. Dan perintah Allah ini bukan hanya untuk dilakukan di bulan Ramdhan saja.
يَـٰٓأَيُّہَا ٱلنَّبِىُّ قُل لِّأَزۡوَٲجِكَ وَبَنَاتِكَ وَنِسَآءِ ٱلۡمُؤۡمِنِينَ يُدۡنِينَ عَلَيۡہِنَّ مِن جَلَـٰبِيبِهِنَّۚ ذَٲلِكَ أَدۡنَىٰٓ أَن يُعۡرَفۡنَ فَلَا يُؤۡذَيۡنَۗ وَكَانَ ٱللَّهُ غَفُورً۬ا رَّحِيمً۬ا
Hai Nabi katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mu’min: “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya [4] ke seluruh tubuh mereka”. Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak diganggu. Dan Allah adalah Maha pengampun lagi Maha penyayang. (QS. 33:59)
6. Menjaga tutur kata
Yang biasa berbohong atau mengeluarkan sumpah serapah, di bulan Ramadhan jadi libur.
وَقُل لِّعِبَادِى يَقُولُواْ ٱلَّتِى هِىَ أَحۡسَنُۚ إِنَّ ٱلشَّيۡطَـٰنَ يَنزَغُ بَيۡنَہُمۡۚ إِنَّ ٱلشَّيۡطَـٰنَ كَانَ لِلۡإِنسَـٰنِ عَدُوًّ۬ا مُّبِينً۬ا
Dan katakanlah kepada hamba-hamba-Ku: ” Hendaklah mereka mengucapkan perkataan yang lebih baik [benar]. Sesungguhnya syaitan itu menimbulkan perselisihan di antara mereka. Sesungguhnya syaitan itu adalah musuh yang nyata bagi manusia. (QS. 17:53)
7. Menjaga sikap
Yang biasa berjudi, berzina, mabuk-mabukan mulai meliburkan diri dengan kegiatan-kegiatan itu. Berita-berita menjelang bulan Ramadhan selalu dihebohkan dengan penggerebekan tempat prostitusi, penghancuran minuman keras, dll. Namun, masih ada juga yang melakukan zina, dkk.
قُل لِّلۡمُؤۡمِنِينَ يَغُضُّواْ مِنۡ أَبۡصَـٰرِهِمۡ وَيَحۡفَظُواْ فُرُوجَهُمۡۚ ذَٲلِكَ أَزۡكَىٰ لَهُمۡۗ إِنَّ ٱللَّهَ خَبِيرُۢ بِمَا يَصۡنَعُونَ
Katakanlah kepada orang laki-laki yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat”. (QS. 24:30)
Usaha-usaha itu biasa kita lakukan di bulan Ramadhan, tapi sayangnya tidak semua muslim benar-benar tulus melakukannya. Mereka hanya melakukan hal-hal tersebut di bulan Ramadhan, setelah Ramadhan pergi, ya hilang sudah list-list usaha itu dari kehidupan mereka. Mereka kembali lagi dengan kebiasaan-kebiasaan sebelumnya. Mulai meninggalkan sholat wajib, mulai tidak menghiraukan Al Quran, mulai buka-bukaan lagi bajunya, mulai mabuk-mabukan, dan masih banyak lagi. Semoga kita tidak termasuk di dalamnya, Amien…
ah lebih baik cari pahala atau hanya sekedar beribadah tanpa pamrih ???yang untuk konsen ke bulan puasa saja aku sulit, dunia ini terlalu menekanku. pepatah arab yang mengatakan “bekerjalah untuk duniamu seakan kmu hidup selamanya bekerjalah untuk akhiratmu seakan kmu akan meninggal esok hari”. seperti nya gak berlaku lagi. kita terlalu sibuk untuk dunia ini akhirat hanya sekilas, momentum puasa ini semoga menjadi cambuk bagiku bagimu dan seluruh umat muslim di dunia yang sudah smakin gila . amin ya allah ya robbal alamin
By: henri on September 16, 2008
at 3:20 pm